Menikmati Kili-kili, Hutan Mangrove Cantik di Banyuwangi

Ocito Site - Kabupaten Banyuwangi memiliki hutan mangrove yang cantik. Berada di Kili-kili Teluk Pangpang Muncar yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat kota Banyuwangi, tempat wisata yang berbasis konservasi ini wajib untuk dikunjungi.

Hutan Mangrove Cantik
Ilustrasi 
Pengunjung bisa menyusuri jembatan bambu yang dibangun oleh pengelola di tengah-tengah hutan mangrove. Bukan itu saja, pengunjung juga bisa ikut menanam mangrove dan mempelajari jenis jenis fauna yang tinggal di sekitar hutan mangrove.

Saat ini terdeteksi ada lima jenis mangrove yang tumbuh berada di kawasan perairan Kili-Kili yaitu Rizhopora Apiculata, Rhizopora Mucronata, Sonneratia Alba, Ceriop Tagal dan Excoecaria Agllocha.

(BACA: Menpar: Gunung Ijen Lebih Dikenal Dibandingkan Banyuwangi)

Muhroni, ketua pengelola perairan Kili-Kili kepada Kompas.com, Minggu (15/10/2017) mengatakan jika hutan mangrove yang berada di Dusun Tegalpare, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar tersebut seluas 600 hektar.

Wilayah hutan mangrove di perairan Kili Kili Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (15/10/2017).

Pada masa penjajahan Jepang area tersebut merupakan area tambak udang hingga pada akhir 1980-an ketika bisnis tambak turun, area tersebut ditinggalkan.
Kemudian sejak tahun 2003, masyarakat berinisiatif untuk meremajakan wilayah tersebut dengan kembali menanami mangrove. Saat itu, bibit mangrove didapatkan dari mangrove yang ada di sekitar desa dan dusun tersebut.

(BACA: Berita Foto: Hutan Lord of The Rings di Banyuwangi)

"Sebagian lahan masuk wilayah taman nasional, dan sebagian lainnya adalah lahan masyarakat. Peremajaan mangrove rutin dilakukan hingga hari ini. Sayang jika dibiarkan terbengkalai," kata Muhroni.

Kemudian sejak 6 bulan terakhir, masyarakat sekitar berinisiatif menjadikan tempat wisata yang berbasis konservasi dengan membuat jembatan bambu di sela-sela hutan mangrove serta membuat panggung-panggung kecil di tengah hutan yang bisa digunakan bersantai oleh pengunjung.

Panggung kecil di hutan mangrove perairan Kili Kili Muncar, Banyuwangi, Jatim, yang bisa digunakan untuk bersantai.
Panggung kecil di hutan mangrove perairan Kili Kili Muncar, Banyuwangi, Jatim, yang bisa digunakan untuk bersantai.(KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI)
Semuanya dibuat dari bahan bambu dan kayu agar ramah lingkungan. Selain itu, di jalur trekking juga diletakkan informasi tentang jenis-jenis mangrove dan fauna yang ada di sekitar perairan Kili-KIli.
Selain itu juga ada enam warung yang dikelola oleh ibu-ibu nelayan untuk melengkapi tempat wisata berbasis konservasi tersebut. Menariknya, mereka juga mengelola sendiri sampah yang dihasilkan.

"Seminimal mungkin menekan jumlah sampah yang dihasilkan. Setiap warung juga bertanggung jawab dengan sampahnya. Masyarakat yang datang juga diedukasi agar membuang sampah pada tempatnya yang sudah disediakan sepanjang jalur trekking selalu dingatkan," kata Muhroni.

Walaupun jumlah pengujung tidak begitu banyak, perairan Kili-Kili saat ini dikelola oleh 25 warga pesisir yang tinggal di wilayah Dusun Tegalpare.

Jalur tracking di hutan mangrove perairan Kili Kili Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur.
Jalur tracking di hutan mangrove perairan Kili Kili Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur.(KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI)
Ia mengakui, ada perubahan yang dirasakan oleh masyarakat sejak mangrove di perairan tersebut tumbuh subur.
Salah satunya adalah hasil tangkapan ikan oleh nelayan lebih banyak termasuk juga tangkapan kepiting, rajungan dan juga udang. Belum lagi. ibu-ibu nelayan yang mendapatkan tambahan pemasukan dari warung yang dibuka di sekitar perairan Kili-Kili.

"Wisata hanya bonus karena yang terpenting adalah konservasi. Jika akhir pekan atau tanggal merah ada sekitar 100 pengunjung yang datang. Rata-rata anak muda rombongan atau keluarga," jelasnya.

Nadine Chandrawinata Menanam Mangrove

Sementara itu, Artis peran dan model Nadine Chandrawinata (33) ikut menanam seribu bibit mangrove bersama 100 anak muda di perairan Kili Kili, Teluk Pangpang, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (15/10/2017).

Pada acara yang diselenggarakan Sea Soldier Banyuwangi tersebut, Putri Indonesia 2005 itu mengaku bangga bisa bergabung menanam mangrove bersama-sama dengan anak-anak muda.

Hutan Mangrove di Teluk Panggang Muncar Banyuwangi, Jawa Timur.

"Siapa bilang anak-anak muda tidak bisa mengambil peran untuk lingkungan? Mereka bisa kok. Tadi ada yang cerita jika ini pertama kali mereka mengetahui tanaman mangrove, bibit mangrove dan masuk ke rawa. Menyenangkan sekali terutama buat mereka karena ini pengalaman pertama," kata Nadine.
Dia juga mengakui jika tempat wisata berbasis konservasi seperti di perairan Kili-Kili bisa dijadikan contoh bagi tempat wisata lainnya.

"Jadi bukan hanya sekadar datang wisata terus pulang, tapi juga ada ilmu yang didapatkan. Selfie saat tanam mangrove juga bisa kan? Apalagi di sini adem, anginnya sepo-sepoi dan tempatnya cantik juga," pungkasnya.

Soal Ganja untuk Pengobatan, Ini Kata Menteri Kesehatan

Ocito Site - Menteri Kesehatan angkat bicara soal pengguna ganja untuk pengobatan. Menkes menyampaikan hal ini menanggapi kasus Fidelis Ari yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) karena menanam ganja untuk pengobatan istrinya yang mengalami kista tulang belakang.

Ganja untuk Pengobatan
Ilustrasi 
Menurut Nila, penggunaan ganja kemungkinan sama halnya dengan penggunaan morfin. Keduanya bukan untuk menyembuhkan melainkan penghilang rasa sakit.

“Kan bisa membuat seperti fly ya, jadi artinya lupa akan rasa sakit dan lainnya. Jadi bukan mengobati tapi mengurangi simtoma,” ujar Nila di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/4/2017).

“Jadi kalau morfin yang kita gunakan bukan berguna mengobati karena kalau sakit itu sudah ke tulang, sakitnya bukan main," tambah Nila.

(Baca: Mengalir, Dukungan untuk Fidelis yang Ditangkap karena Tanam Ganja demi Obati Istri)

Penggunaan morfin pun, lanjut Nila, tidak bisa dilakukan sembarangan. Tetap ada pengawasan dari dokter agar penggunaanya tidak berlebihan. Pasalnya, jika tak sesuai takaran yang ditentukan, justru akan membuat pasien menjadi ketagihan.

“Jadi artinya dengan jumlah siapa yang ngambil itu tercatat. Jadi artinya saya enggak bisa berlebihan membeli dengan seenaknya, berarti itu tidak benar," kata Nila.

Sementara itu, Nila mengatakan, belum berencana melakukan penelitian terhadap ganja yang diyakini dapat digunakan sebagai obat dari pelbagai penyakit. 

"Saya kira belum ya," katanya. 

(Baca: Tanam Ganja untuk Pengobatan Istri, Fidelis Tak Seharusnya Ditangkap dan Dibui)

Nila mengatakan, hingga saat ini belum ada penelitian yang dilakukan terkait manfaat ganja untuk pengobatan. Menurut dia, belum ada pula rencana Kementerian Kesehatan melakukan penelitian meskipun sudah ada usulan dari sejumlah kalangan.

"Ya silakan (mengusulkan). Tapi belum nanti saya cek. Tapi menurut saya belum ya," kata dia.

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) meminta pemerintah melakukan legalisasi daun ganja untuk pengobatan. Usul itu mencuat setelah kasus Fidelis Ari.

Analis Kebijakan Narkotika LBH Masyarakat Yohan Misero mengatakan, legalisasi bisa dilakukan melalui revisi Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sebab, saat ini UU tersebut tidak mengakomodasi penggunaan ganja untuk kesehatan.

(Baca: Kasus Fidelis Jadi Momentum Legalkan Ganja untuk Pengobatan)

Bahkan, pasal 8 UU Narkotika justru melarang pemanfaatan narkotika golongan I untuk kesehatan.

"UU Narkotika tidak seharusnya melarang pemanfaatan zat atau tanaman apa pun untuk kesehatan," kata Yohan dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (2/4/2017).

Yohan juga mendorong agar pemerintah melakukan penelitian untuk membuktikan manfaat daun ganja untuk kesehatan. Ia meyakini, teknologi serta sumber daya manusia saat ini mampu untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas

Lebih Produktif Berkat Secangkir Kopi

Ocito Site - Saat sedang butuh dorongan energi disela tugas-tugas kantor, kebanyakan orang akan mencari secangkir kopi. Sebenarnya memilih minuman berkafein seperti kopi memang tepat saat kita butuh pendongkrak semangat. Apalagi, kafein memang terbukti berdampak positif pada produktivitas kerja.

Secangkir Kopi
Ilustrasi 
Kopi memang bisa menyebabkan kecanduan, Anda mungkin pernah mengalaminya. Mengantuk dan tak bersemangat di pagi hari sebelum menghabiskan secangkir kopi.

Tapi, kopi juga punya manfaat positif. Pertama, tentu saja mendongkrak produktivitas dan kreativitas. Kedua, minuman ini telah diteliti dan berfungsi sebagai antioksidan.

Jadi, secara keseluruhan, apakah kopi bagus? Apakah itu benar-benar meningkatkan produktivitas? Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat Anda hendak menenggak kopi:

1. Meningkatkan kinerja mental dan kewaspadaan.

Penulis kesehatan Stephen Braun mengatakan bahwa reseptor kafein menghambat adenosin, senyawa di otak Anda yang menyebabkan kantuk. Ini menjelaskan mengapa banyak dari kita merasa tidak lelah saat mengonsumsi kopi.

Dalam dosis rendah, kafein juga dikatakan dapat meningkatkan kinerja mental dan kewaspadaan. Tapi kafein tidak memengaruhi semua orang dengan cara yang sama, karena respon setiap orang terhadap kafein bisa sangat berbeda.

Faktor lain yang berperan terhadap efek kopi, termasuk dosis yang dikonsumsi, berat badan, usia dan bahkan kualitas tidur. Setiap orang dapat membangun toleransi terhadap kafein dari waktu ke waktu, sehingga secangkir kopi mungkin tidak cukup untuk memberi dorongan seperti sebelumnya.

Bahkan, beberapa orang tidak merasakan apapun sampai mereka menenggak dua cangkir—meskipun itu mungkin tidak ada yang perlu disesalkan. Ini hanya berarti Anda pernah mengandalkan kafein dalam waktu lama.

Dalam jangka yang lebih pendek, kopi dapat meningkatkan fungsi kognitif, memori, kewaspadaan dan energi. Tapi seperti yang kita semua tahu, efek ini hanya sementara, setelah itu akan kembali normal.

2. Memengaruhi kualitas tidur

Dalam dosis yang lebih kecil, kafein tidak akan memengaruhi jadwal tidur. Tapi jika mengonsumsi terlalu banyak, tidur di malam hari bisa terganggu. Efek jangka panjangnya  mungkin kelelahan atau serangan kecemasan. Terlalu sering mengasup kafein juga bisa mengakibatkan sakit perut, kegelisahan atau bahkan jantung berdebar. Jadi, perlu diketahui berapa banyak konsumsi kopi setiap hari.

3. Meningkatkan keinginan

Setelah seharian harus banyak berpikir, membuat keputusan, tak heran jika Anda akan sulit menentukan pilihan di sore hari. Ini mungkin salah satu alasan Steve Jobs memakai pakaian yang sama setiap hari. Dia tidak perlu memikirkan apa yang akan dikenakannya saat bangun pagi, dan dengan demikian bisa menggunakan energinya untuk keputusan lebih besar.

Nah, kopi bisa memperkuat keinginan dan kontrol diri, terutama saat kelelahan. Membuat keputusan besar saat lelah tidaklah baik karena mempertaruhkan nilai-nilai, mengalah pada tekanan dalam negosiasi atau mengambil proyek baru pada waktu yang tidak tepat.

Minum kopi lebih dahulu dapat membantu membuat keputusan yang lebih baik. Ini adalah hal yang baik untuk diingat jika Anda memiliki hari yang sibuk dan masih memiliki keputusan penting untuk dibuat.

4. Minum kopi pada waktu yang salah akan menyebabkan tekanan darah meningkat dan tingkat adrenalin.

Setiap orang terus menghadapi tantangan baru dan menyelesaikan masalah. Dalam bisnis, mentalitas yang kuat adalah prasyarat, tapi bahkan orang-orang terbaik pun bisa menjadi letih dan stres. Jika ini berlanjut dalam jangka panjang tenaga Anda bisa terbakar habis.

Kecenderungannya adalah menjadi lebih bergantung pada kopi. Ternyata, inilah saat terburuk untuk mengisi tubuh Anda dengan kafein, karena bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan tingkat adrenalin.

Minum kopi di saat seperti itu bisa memicu kecemasan dan efeknya bisa panjang. Saat dirundung rasa cemas, Anda mungkin tidak memerlukan lebih banyak kafein—meskipun umumnya bermanfaat bila Anda tidak berada di bawah tekanan ekstrem.

5. Belajar lebih cepat

Kopi bisa membuat Anda belajar lebih cepat. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa 200 mg kafein dapat membantu mengidentifikasi kata dan frasa lebih cepat daripada dilakukan tanpa kopi.

Banyak pengusaha menjadikan kopi sebagai stimulus untuk memperoleh keterampilan baru, belajar teknologi atau mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perusahaan. Secangkir kopi—atau dua—mungkin saja akan memberi perhatian penuh pada materi yang dipelajari dan menggunakannya untuk perusahaan Anda.

Perpres Kendaraan Listrik Masih Menggantung

Ocito Site - Payung hukum kendaraan listrik, melalui Peraturan Presiden tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Untuk Transportasi Jalan, sebagai kelanjutan dari Perpres nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), masih belum ada tanda-tanda akan terbit.

Perpres Kendaraan Listrik
Ilustrasi 
Kabar terakhirnya, produk tersebut masih masih dalam bentuk draft pertama, dan sudah disosialisasikan kepada beberapa pihak di jajaran kementerian, sampai pebisnis mobil. Saat ditanyakan progresnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, yang juga sebagai inisiator Perpres masih belum memberikan tanda positif.

Baca juga : Kendaraan Listrik Nasional Harus Hidup di Negeri Sendiri

“Kalau kapan tergantung Presiden, karena belum ada pembahasan rapat terbatas (ratas) mengenai Perpres kendaraan listrik. Namun intinya begini, kalau kami akan mendorong industrialisasi ini kepada Presiden supaya ciptakan lapangan kerja juga,” ujar Jonan, Kamis (19/10/2017).

Jonan menambahkan, kalau pihaknya akan mendorong agar industrialisasinya dilakukan di Indonesia. Terkait dengan bea masuk dan insentifnya (untuk komponen impor), diserahkan seluruhnya kepada Kementerian Keuangan yang akan mengaturnya.

Baca juga : Tiga Skema Pengembangan Kendaraan Listrik Nasional

“Sementara terkait dengan impor 100 persen (completely built up/CBU) juga masih belum dibicarakan,” ucap Jonan.

Namun, harapan para produsen kendaraan listrik dalam negeri, beserta para peneliti lokal yang sudah menguasai teknologinya, berharap Perpres tidak mematikan intelektualitas dan merendahkan produk anak bangsa, dan juga tidak berpihak pada merek asing.

Waspada, Ransomware Double Locker Incar Android

Ocito Site - Peneliti dari perusahaan keamanan ESET menemukan adanya ransomware yang menyerang sistem operasi Android. Selain menyandera data pengguna, ransomware bernama DoubleLocker ini bisa mengganti PIN perangkat.

Ransomware Double Locker
Ilustrasi
"Mengubah PIN lalu mencegah pengguna mengakses perangkat dan mengenkripsi data korban," kata peneliti dari ESET Lukáš Štefanko.

Sama seperti ransomware lain, korban harus mengabulkan tebusan yang diminta hacker untuk mendapatkan kembali datanya.

Metode DoubleLock sebelumnya digunakan juga (malware) di bagian perbankan. Meskipun begitu, ransomware ini tidak mampu mengakses layanan banking dari smartphone atau tablet berbasis Android.

Baca: Krack Bisa Bobol Gadget Terhubung WiFi, Apa yang Harus Dilakukan?

DoubleLocker menyebar melalui versi palsu pembaruan (update) Adobe Flash Player yang ditaruh di situs tertentu. Ransomware ini cukup cerdik. Ia bisa "merayu" korban untuk mengaktivasi DoubleLocker tanpa sadar.

Setelah aktif, ransomware akan mengenkripsi data yang ada di smartphone Android. Smartphone pun tak bisa dibuka karena dilindungi PIN baru.

Setelah data tersandera, ransomware DoubleLocker ini menyodorkan notifikasi berisi alasan mengapa mereka harus membayar untuk dapat mengakses kembali datanya, sebagaimana KompasTekno rangkum dari TechTimes, Kamis (19/10/2017).

Pertama, hacker telah memanipulasi PIN pada perangkat Android yang menghalangi penggunanya untuk mengakses data. Kedua, hacker telah mengenkripsi semua data pada penyimpanan perangkat utama dengan menggunakan algoritma enkripsi Advanced Encryption Standard (AES).

Baca: Cara Krack Bobol Keamanan Hampir Semua WiFi di Dunia

Apa yang harus dilakukan jika perangkat kita terserang ransomware ini? Pengguna Android yang menjadi korban ransomware ini hanya memiliki waktu 24 jam untuk membayar 0.0130 bitcoin atau 73.38 dollar AS (sekitar Rp 1 juta). Ransomware DoubleLocker belum dilaporkan beredar di Indonesia.

Namun, ada cara lain selain harus membayar tebusan tersebut. Cukup dengan melakukan reset ke sistem awal, infeksi ransomware DoubleLocker ini akan hilang. Meski begitu, data yang dimiliki akan terhapus permanen. Oleh karena itu, untuk mencegah data hilang, jangan lupa untuk back-up data secara berkala

Bersantailah Dalam Pelukan Rindu Alam

Ocito Site - Empat mobil terparkir di pinggiran lintas Jalan Kertas Kraf Aceh (KKA), Kabupaten Aceh Utara. Di depan warung sederhana itu puluhan sepeda motor juga terparkir.

Rindu Alam
Ilustrasi 
Di kelilingi hutan pinus, warung itu terlihat sejuk. Di kanan warung jurang menganga, sekitar kompleks itu pohon rindang terlihat sejauh mata memandang.

Jam menunjukkan pukul 14.30 WIB saat kami tiba di lokasi itu. Puluhan remaja bersantai sambil makan siang.


Menunya beragam, mulai dari kari kambing, menu sayuran, ikan dan telur asin. Tersedia pula mi aceh dan aneka makanan ringan seperti kerupuk, dan minuman botol.

Tiga pekerja sibuk melayani pembeli. Sembari menikmati makanan ringan, udara tak henti-henti berembus. Sungguh sangat sejuk.

(BACA: Nasi Penggel, Kuliner Khas Kebumen yang Hanya Ada di Pagi Hari)

Warung inilah disebut Rindu Alam. Didirikan lima bulan terakhir menjadi salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi. Di belakang warung itu, persis di atas bukit, di sediakan pula tenda kecil lengkap dengan meja. Aneka meja itu dijadikan tempat bersantai oleh pengunjung.

Warga bermain ayunan di destinasi wisata Rindu Alam, kawasan Gunung Salak, Aceh Utara.
Warga bermain ayunan di destinasi wisata Rindu Alam, kawasan Gunung Salak, Aceh Utara.(KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO)
Tangga menaiki bukit itu menjadi tempat berswafoto (selfie) bagi para instagrammer. Melingkar dan ditata apik. Cukup indah bagi pecinta foto.
Bagian atas bukit itu tersedia pula jembatan yang ditata indah, ayunan dan tempat duduk untuk berfoto. Belakang lokasi itu hutan membentang sepanjang mata memandang.

Jika menjelang sore, kabut tipis membekap area hutan. Sehingga, seakan pengunjung di sana bagai dipeluk awan dan kabut saat difoto.

“Lokasi ini menjadi pilihan karena makanannya juga enak, dan tempat bersantainya juga bagus,” kata Miswardi, salah seorang pengunjung asal Kota Lhokseumawe.

Salah seorang pekerja, Muhammad, menyebutkan lokasi itu semakin ramai dikunjungi dengan pesona Gunung Salak yang kian populer. Jalan itu menghubungkan dua kabupaten yaitu Aceh Utara dan Kabupaten Bener Meriah. Sehingga, setiap akhir pekan jalanan itu macet dipenuhi ribuan pengunjung.

“Masyarakat lokal menyebut semua kawasan ini Gunung Salak. Ini hikmah dari popularitas lokasi wisata ini,” kata Muhammad.

Warga menaiki tangga di destinasi wisata Rindu Alam, kawasan Gunung Salak, Aceh Utara.

Pengunjung datang dari sejumlah kabupaten seperti Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Utara, Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah. Jika hari biasa, pengunjung tetap banyak. Pasalnya, lintas itu digunakan menjadi jalur alternatif antara Lhokseumawe dan Bener Meriah.
“Kalau lewat jalan ini menuju Bener Meriah atau Aceh Tengah hanya dua jam, kalau lewat jalur Bireuen butuh waktu sekitar empat jam. Sehingga, ini semakin ramai orang lewat lintasan ini,” kata Miswardi.

Nah, jika melintas antar kabupaten/kota di Aceh itu, maka singgahlah di Rindu Alam, nikmati kesejukannya, makanan nan lezat serta pemandangan nan indah.

5 Perbedaan Pria dan Wanita soal Kesehatan

Ocito Site - Tubuh perempuan dan pria memiliki karakter yang berbeda. Alhasil, akan ada perbedaan bagaimana tubuh merasakan sakit, mengalami serangan jantung, dan juga bahkan seberapa banyak kita kentut setiap hari. Namun selama berpuluh tahun, dunia kedokteran tidak menyadari hal tersebut.

Kesehatan Pria dan Wanita
Ilustrasi 
Ini disebabkan karena sebelumnya banyak penelitian kesehatan dilakukan terhadap pria, atau binatang jenis jantan di laboratorium, dan kemudian penerapannya digunakan terhadap semua jenis kelamin.

Hal tersebut tidak dilakukan sengaja karena menganggap wanita tidak penting, namun karena dugaan sebelumnya bahwa proses hormonal bulanan yang terjadi pada perempuan akan membuat penelitian lebih susah.

Padahal kemudian terbukti hal tersebut tidaklah berlaku.

Juga dalam beberapa kasus seperti penelitian terhadap osteoporosis, depresi, dan kanker dada pada pria, banyak ilmuwan menggunakan data dari perempuan untuk digunakan terhadap pria, hal yang juga tidak tepat.

Inilah lima hal yang membedakan pria dan perempuan yang dikumpulkan oleh ABC setelah berbicara dengan beberapa pakar di Australia.

1. Pria lebih tahan rasa sakit

Sering disebutkan dari contoh proses melahirkan bahwa perempuan lebih mampu menahan rasa sakit.

Namun para ahli mengatakan sekarang banyak bukti yang menunjukkan perempuan lebih sensitif terhadap rasa sakit, dan memiliki toleransi lebih rendah dibandingkan pria.

Tentu saja tidak berarti semua peerempuan akan merasa seperti itu dibandingkan pria.

Namun pada umumnya. pria lebih mampu menahan rasa sakit lebih lama dibandingkan perempuan, sebelum mereka memberikan reaksi terhadap rasa sakit tersebut.

Paling tidak ini yang ditunjukkan dalam eksperimen di laboratorium terhadap berbagai jenis rasa sakit.

Rasa sakit dalam kehidupan sehari-hari lebih susah dipelajari, karena susah diukur dan dikontrol.

Kerentanan yang dirasakan perempuan terhadap rasa sakit bisa menjelaskan mengapa mereka mengalami kondisi rasa sakit kronis dibandingkan pria.

Statistik menunjukkan 70 persen penderita rasa sakit kronis adalah perempuan.

Rasa sakit kronis paling umum adalah sakit kepala dan itu diderita 50 persen lebih banyak perempuan dibandingkan pria.

Banyak faktor yang kemungkinan mempengaruhi mengapa perempuan dan pria bereaksi berbeda terhadap rasa sakit.

Genetik yang berbeda dan hormon mungkin menjadi kemungkinannya.

Juga ada bukti bahwa sel yang terlibat dalam merasakan sakit bagi pria dan perempuan berbeda, sehingga juga mempengaruhi cara bekerja obat penahan rasa sakit.

Namun perbedaan rasa sakit, dan bagaimana kita mengungkapknnya juga dipengaruhi oleh jenis kelamin dan hubungan sosial.

Sebagai contoh, perempuan membicarakan rasa sakit lebih terbuka, sementara pria mungkin akan meremehkannya.

2. Perempuan memilki sistem kekebalan yang lebih aktif


Perempuan memiliki sistem kekebalan lebih aktif Perempuan memiliki sistem kekebalan lebih aktif
Perempuan memiliki sistem kekebalan lebih aktif(Kev Gahan)
Para ilmuwan pada umumnya sepakat bahwa perempuan memiliki sistem kekebalan yang lebih aktif dibandingkan pria, memproduksi sel yang lebih besar dan lebih aktif untuk memerangi patogen yang menyerang tubuh kita seperti bakteri dan virus.

Tampaknya hormon oestrogen pada perempuan memainkan peran aktif tersebut, sementara hormon testoterone tidak begitu.

Ini juga menjadi sebab mengapa perempuan lebih tahan terhadap infeksi dibandingkan pria.
Pria memiliki resiko 1,5 kali lebih besar untuk meninggal karena TBC dibandingkan perempuan.

Namun memiliki sistem kekebalan tersebut juga memiliki sisi buruk karena sistem kekebalan itu bisa bereaksi berlebihan.

Ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh perempuan menyerang jaringan yang sehat, sehingga menimbulkan penyakit seperti rheumatoid arthritis, lupus dan multiple sclerosis.

Ada sekitar 70 jenis penyakit yang disebut autoimmune diseases (penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh), dan kebanyakan menyerang perempuan dibandingkan pria.

Dan angkanya adalah 80 persen penderita penyakit autoimmune diseases adalah perempuan.

Perempuan juga lebih rentan terhadap banyak vaksin, termasuk vaksin flu.

Itulah sebabnya, mereka lebih besar kemungkinan mengalami rasa sakit setelah mendapat vaksin, seperti sakit kepala, atau bekas suntikan vaksin akan memerah.

3.Serangan jantung akan berbeda bagi perempuan


Ada perbedaan antara pria dan wanita ketika mengalami serangan jantung Ada perbedaan antara pria dan wanita ketika mengalami serangan jantung
Ada perbedaan antara pria dan wanita ketika mengalami serangan jantung(Kev Gahan)
Banyak orang yang masih tidak tahu bahwa penyakit jantung koroner - dimana terjadi penggumpalan lemah di saluran arteri ke jantung - adalah penyebab kematian terbesar perempuan di Australia.

Ini adalah penyebab utama serangan jantung ketika pasok darah ke otot jantung terganggu.

Namun serangan jantung yang menimpa perempuan bisa tampak berbeda dengan serangan jantung terhadap pria.

Untuk pria dan wanita, rasa sakit di dada atau adanya perasaan kebas di pundak bagian kiri adalah gejala paling umum dari serangan jantung.

Namun pada perempuan, ada kemungkinan tidak ada rasa sakit di dada sama sekali.

Perempuan lebih besar kemungkinan mengalami gangguan pernapasan atau rasa sakit di tengkuk atau rahang, selain juga perasaan lain seperti mual.

Kadang gejala ini tidak tiba, dan dramatis, dan perlahan, dan berkala - salah satu alasan perempuan lebih lambat dalam mencari pertolongan medis.

Bahkan ketika sudah mencapai rumah sakit perempuan memiliki kemungkinan dua kali lebih besar meninggal karena serangan jantung.

4. Pencernaan pria lebih pendek


Perjalanan makanan lewat pencernaan lebih lambat dalam tubuh perempuan dibandingkan pria Perjalanan makanan lewat pencernaan lebih lambat dalam tubuh perempuan dibandingkan pria
Perjalanan makanan lewat pencernaan lebih lambat dalam tubuh perempuan dibandingkan pria(Kev Gahan)
Secara umum, perempuan memiliki aktivitas otot yang lebih sedikit di dalam usus mereka, sehingga makanan akan melewati perjalanan lebih panjang di dalam tubuh.

Inilah yang diperkirakan menyebabkan perempuan lebih mudah terkena masalah lambung.

Itu juga menjadi penjelasan mengapa pria kurang merasa lambungnya penuh dengan gas dibandingkan perempuan

Perempuan delapan kali lebih banyak merasa lambungnya penuh dibandingkan pria.

Rata-rata, baik pria dan wanita memproduksi sekitar 25 liter gas di dalam pencernaan mereka.

Perempuan lebih cenderung untuk menyimpan gas itu di dalam usus kecil dan usus besar, dan itu yang menyebabkan cepat merasa perutnya penuh.

Selain itu, juga ada perbedaan antara pria dan wanita mengenai seberapa sering mereka kentut .

Kentut adalah hal normal dan setiap hari kita mengeluarkan sekitar 1,5 liter gas dari dalam tubuh.

Namun karena lebih banyak kontraksi otot dalam pencernaan pria menyebabkan mereka kentut lebih banyak dibandingkan perempuan, 12 kali lebih sehari, dibandingkan 7 kali pada perempuan.

Hormon oestrogen pada perempuan juga menyebabkan kemungkinan mereka mengidap batu empedu.

5. Tubuh kita bereaksi berbeda terhadap obat


Reaksi terhadap obat berbeda antara pria dan wanita Reaksi terhadap obat berbeda antara pria dan wanita
Reaksi terhadap obat berbeda antara pria dan wanita(Kev Gahan)
Ada berbagai alasan mengapa pria dan wanita bereaksi berbeda terhadap obat.

Perbedaan terjadi karena besarnya organ, berat badan, kadar lemak, dan pola aliran darah sampai pada jumlah enzim yang memecah obat di dalam ginjal.

Semua ini bisa mempengaruhi bagaimana obat dicerna oleh tubuh, seberapa cepat obat akan bekerja, dan sampai berapa lama.

Sudah diketahui sebagai contoh bagaimana ginjal dalam tubuh perempuan akan bekerja lebih lambat dibandingkan pada pria, sehingga obat tertentu harus diberikan dalam dosis lebih rendah pada wanita.